Bunda PAUD Kabupaten Lepas 436 PAUD se- Kecamatan Lintongnihuta


Doloksanggul-Bunda PAUD Kabupaten Ny Lidia Kristina Dosmar Banjarnahor lepaskan 436 orang PAUD (pendidikan anak usia dini) se-Kecamatan Lintongnihuta Kabupaten Humbang Hasundutan bertempat di Kantor Camat Lintongnihuta, Rabu (14/6). Pelepasan itu dihadiri Camat Lintongnihuta Jara Trisepto Lumbantoruan SPd, Kapolsek Lintongnihuta AKP E Panjaitan, Danramil Lintongnihuta Kapten A Manurung, anggota DPRD Humbahas Tulus Hutasoit, Ketua DWP Humbahas Ny Betty Saul Situmorang dan tokoh masyarakat Lintongnihuta.

Sebelum pelepasan, Bunda PAUD Kabupaten mengatakan pertumbuhan otak anak-anak usia 0-5 tahun mencapai 90 % sedangkan 10 % lagi usia diatas 5 tahun. Sehingga sangat-sangat perlu anak-anak dimasukkan ke PAUD agar otaknya tumbuh dan berkembang. Anak PAUD jangan dipaksa belajar membaca dan berhitung tapi diajak bermain dan berdongeng. 

 

PAUD itu membentuk anak Indonesia yang berkualitas yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangan. Sehingga memiliki kekuatan yang optimal didalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan di masa dewasa. Menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar di sekolah. Intervensi dini dengan memberikan rangsangan sehingga dapat menumbuhkan potensi-potensi yang tersembunyi.  Kemudian melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan terjadinya gangguan dalam pertumbuhan dan perkembangan potensi-potensi yang dimiliki anak.   Anak-anak yang dilepas ke jenjang SD (Sekolah dasar) agar menjadi anak yang berhasil. Guna meningkatkan pendidikan di PAUD, direncanakan Juli-September 2017 ini, Tutor (guru PAUD) akan dilatih dari Australia.

 

Camat Lintongnihuta Jara Trisepto Lumbantoruan SPd mengatakan anak-anak PAUD saat ini berada di usia terpenting dalam hidupnya. Karena tahap usia emas perkembangan sekaligus masa kritis anak. Saat ini, seluruh aspek perkembangan anak sedang berkembang sangat pesat dan kecepatan ini tidak terjadi pada masa berikutnya. Maka seluruh orangtua agar benar-benar memanfaatkan masa ini, merencanakan anak-anak ke depan. Karena masa ini sangat menentukan keberhasilan anak dalam kehidupan selajutnya sampai dewasa.

Kesempatan emas itu dapat dimanfaatkan, tentu memasukkan anak ke PAUD. Belajar melalui bermain di PAUD sangatlahmendukung semua aspek perkembangan anak yang meliputi moral, spritual, fisik, bahasa, sosial, emosional dan seni. Melalui pendidikan di keluarga, agar tetap mendidik anak di rumah, ajak anak-anak itu bermain, bercerita, menari, bernyanyi, berlari termasuk mencoret-coret. Sehingga kemampuan afektif, psikomotorik, kognitif dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan maksimal.

Besoknya, 250 orang PAUD di Kecamatan Paranginan juga dilepas bertempat di Aula HKBP Paranginan, Kamis (15/6). Anak-anak ini dilepas Bunda PAUD Kecamatan Paranginan Ny Lenny Pardomuan Simanullang. Sebelumnya juga, anak-anak PAUD di beberapa kecamatan sudah dilepas Bunda PAUD Kabupaten Humbang Hasundutan. (rhs/Kominfo)